27.9 C
Manokwari
Minggu, Februari 8, 2026
27.9 C
Manokwari
More

    Kadisbud Papua Barat : Sekolah Harus Vaksinasi 50 Persen Pelajar Agar Bisa STMT

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Peluncuran Vaksinasi covid-19 bagi pelajar di Papua Barat telah dilakukan oleh Gubernur Dominggus Mandacan Akhir pekan lalu. Kini tugas pemerintah daerah di 13 Kabupaten Kota yang menggencarkan program tersebut.

    Vaksinasi pelajar menjadi penting agar Sekolah tatap muka terbatas (STMT) bisa berjalan. Kesadaran untuk menjali vaksinasi menjadi harapan Pemprov, terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Papua Barat.

    Barnabas Dowansiba, mengungkapkan sebagai persiapan sekolah tatap muka terbatas di Papua Barat, setidaknya di setiap sekolah ada 50 persen pelajarnya yang sudah divaksin. Di sisa bulan Agustus ini pihaknya berupaya agar vaksinasi di sekolah bisa berjalan maksimal.

    Baca juga:  Gelar Vaksinasi Massal, Ketua NasDem Papua Barat: Ini Kepedulian Bersama

    “Untuk saat ini memang kita lebih fokuskan pelaksanaan vaksinasi untuk yang sekolah menengah atas dan SMK sehingga vaksinasi dilakukan di sekolah-sekolah,” kata Barnabas, Senin (23/8/2021).

    Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengungkapkan dengan vaksinasi bagi pelajar, diharapkan sekolah tatap muka bisa terlaksana.

    Baca juga:  STIE MAH-Eisa - STIH Caritas Buka Penerimaan Maba, Kuliah Daring Jika Masih Pandemi

    “Pemerintah akan terus lakukan vaksinasi di sekolah-sekolah. Jika sebagian besar siswa sudah divaksin, maka bisa dilaksanakan sekolah tatap muka,” ucap Dominggus.

    Dominggus menyebut sekolah daring selama pandemi Covid-19, proses belajar mengajar kurang efektif karena tidak ada komunikasi dua arah.

    “Kalau seperti sekarang, jika ada pelajaran yang belum dipahami siswa tidak bisa bertanya secara langsung. Sehingga orang tua juga perlu mendukung anak-anaknya agar bisa divaksin,” terang Dominggus.

    Baca juga:  Vaksinasi Massal Pelindo IV, Dominggus Kembali Ingatkan Masyarakat Jangan Takut Vaksin

    Dominggus sendiri belum bisa memastikan kapan waktu pelaksanaan STMT karena ini berkaitan dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diputuskan oleh pemerintah pusat.

    Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi menyatakan wilayah yang masuk kategori PPKM level 1-3 boleh menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas. (CP/Red)

    Latest articles

    Dukung Kepemimpinan Kapolda Papare, Politisi Golkar Manokwari Sampaikan Harapannya

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id- Kepemimpinan Kapolda Papua Barat yang baru Brigjen Polisi Alfred Papare diharapkan semakin menigkatkan kinerja jajaran polda Papua Barat. Harapan ini disampaikan ketua...

    More like this

    Gubernur Dominggus Jamin Seleksi SMA Taruna Manokwari Transparan Tanpa Lobi

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memberikan jaminan proses seleksi masuk SMA...

    Bahasa Papua Terancam Globalisasi, Prof Hugo Warami Dorong Linguistik Mitigasi Sosial

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Rektor Universitas Papua (UNIPA) Prof Hugo Warani yang dikukuhkan jadi guru...

    Cerita Gubernur Papua Barat di Balik Berdirinya UNIPA, Sempat Ada Penolakan

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan buka-bukaan soal sejarah berdirinya Universitas Papua...