MANOKWARI, Linkpapua.id– Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Papua Barat Lamek Dowansiba mengatakan dengan kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke kabupaten Pegunungan Arfak dapat ditangkap menjadi pengembangan wisata didaerah tersebut.
“Wisata budaya maupun kearifan lokal masyarakat kita di Pegunungan Arfak terbukti mampu menarik wisatawan. Peluang ini harus ditangkap pemda dengan menyiapkan infrastruktur penunjang baik itu transportasi maupun untuk tempat tinggal wisatawan,”ujar Lamek Selasa (27/1/2026).
Lamek yang juga merupakan senator Papua Barat itu menilai dengan ketertarikan terhadap budaya masyarakat disana, maka sarana penunjang pun harus berbasis kearifan lokal tetap dipertahankan.
“Penataan ruang kota harus ditata baik desainnya. Tidak perlu membangun hotel mewah karena yang ingin dicari wisatawan ya kehidupan masyarakat asli disana. Yang terpenting siapkan home stay yang nyaman bisa bekerjasama dengan masyarakat sehingga menggunakan rumah penduduk yang ditata. Dengan begitu maka pasti dirasakan oleh masyarakat,”tambahnya.
Lamek mencontohkan seperti konsep yang disiapkan di Blitar karena wisatawan menggunakan rumah penduduk. Untuk pembinaan tersebut, Pemda dapat bekerjasama dengan pihak-pihak yang memiliki keahlian agar dapat melatih ke masyarakat.
Ia yakin jika pariwisata dikelola secara baik dapat berdampak pada perekonomian masyarakat setempat. Sehingga perlu adanya komitmen Pemda dalam membangun pariwisata di Pegunungan Arfak.
“Dengan hasil kerajinan tangan masyarakat dan kekayaan alam itu merupakan potensi yang harus dimanfaatkan. Untuk menunjang itu diperlukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang pariwisata. Kita masih minim di Papua Barat sehingga ini yang juga perlu menjadi perhatian,”tutupnya.(LP3/Red)















