29 C
Manokwari
Kamis, Februari 12, 2026
29 C
Manokwari
More

    Musrenbang Papua Barat 2026, Gubernur Dominggus Dorong Pembangunan Inklusif-Berkelanjutan 

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menegaskan komitmennya mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026. Dia menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah dan partisipasi semua elemen masyarakat agar pembangunan tidak meninggalkan siapa pun.

    Musrenbang yang meliputi Musrenbang Perangkat Daerah, Musrenbang RKPD 2026, dan Musrenbang Otsus ini digelar di Aston Niu Hotel, Manokwari, sejak 14 hingga 16 Mei 2025, dengan melibatkan pemerintah provinsi dan tujuh kabupaten di Papua Barat.

    Baca juga:  Bakal Jadi Rujukan Nasional, RSUD Papua Barat Akan Kirim Dokter-Perawat Pelatihan

    Dalam sambutannya, Gubernur Dominggus menyebut forum musrenbang sebagai wadah strategis untuk merumuskan arah kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan daerah secara partisipatif.

    “Sebagai sebuah forum partisipatif, musrenbang mencerminkan semangat gotong royong dan kebhinekaan kita sebagai bangsa indonesia. Di sini, suara dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, akademisi, pelaku usaha, hingga kelompok-kelompok masyarakat dapat didengar dan dipertimbangkan dalam perencanaan pembangunan,” ujarnya, Rabu (15/5/2025).

    Dia menyoroti bahwa tahun 2025 akan menjadi tahun penuh tantangan dan peluang bagi Papua Barat. Karena itu, diperlukan arah pembangunan yang berfokus pada penguatan fondasi ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat.

    Baca juga:  DPD Gerindra Papua Barat Ganti Caleg Tersangkut Korupsi

    Beberapa prioritas yang ditekankan antara lain pembangunan infrastruktur berkelanjutan sebagai penggerak ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan pelatihan keterampilan.

    Gubernur juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM dan kearifan lokal, serta pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab demi kesejahteraan lintas generasi.

    Tak kalah penting, Dominggus mendorong pelestarian identitas dan budaya lokal Papua Barat, serta tata kelola pemerintahan yang baik dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan efektivitas.

    Baca juga:  Dinas Kearsipan PB Ditantang Lahirkan Inovasi untuk Dongkrak Minat Baca

    Menurutnya, pembangunan harus inklusif, tidak boleh ada yang tertinggal. Perlu perhatian khusus bagi kelompok rentan seperti perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan masyarakat adat.

    “Saya harap melalui musrenbang ini, kita dapat menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan yang tidak hanya komprehensif dan realistis, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat Papua Barat,” katanya. (LP14/red)

    Latest articles

    Dominggus Ajak 6 Provinsi di Papua Sinergi Garap Pembangunan Rendah Karbon

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak enam provinsi di tanah Papua untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan rendah karbon. Sinergi ini guna...

    More like this

    Dominggus Ajak 6 Provinsi di Papua Sinergi Garap Pembangunan Rendah Karbon

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak enam provinsi di tanah Papua...

    Kanwil Kemenkum Pabar Harmonisasi Ranperbup Program Satu Milyar Satu Kampung Kaimana

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua Barat memfasilitasi kegiatan harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati...

    Gubernur Papua Barat Minta Gereja Efata Manggoapi Aktif Bangun Ekonomi

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendorong Jemaat Efata Manggoapi untuk terlibat...