28.4 C
Manokwari
Sabtu, Februari 7, 2026
28.4 C
Manokwari
More

    Parjal Kecam Persekusi Terhadap Mahasiswa Papua di NTT: Mereka Harus Minta Maaf

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com – Sebuah video persekusi yang dilakukan oleh ormas terhadap mahasiswa asal Papua di Kupang, NTT, viral di media sosial. Insiden ini

    memantik reaksi dari berbagai kalangan di Papua.

    Sejumlah kalangan di Papua menilai, persekusi yang dilakukan telah mencederai kehidupan berdemokrasi. Para pelaku persekusi pun diminta segera menyampaikan permohonan maaf kepada warga Papua.

    “Selaku Panglima Kesatria Parlemen Jalanan saya mengingatkan kepada oknum dan ormas yang telah melakukan persekusi. Termasuk juga mengingatkan kepala suku dari oknum tersebut, jika ada kepala sukunya di Tanah Papua, kami minta segera berkomunikasi kepada oknum ormas tersebut di daerah administrasi atau kota studi di mana tindakan tak terpuji itu dipertontonkan guna mengklarifikasi sebelum terjadi sekat antarormas dan kelompok di tanah Papua,” kata Ketua Parlemen Jalanan Papua Barat, Ronald Mambieuw Minggu (1/10/2023).

    Baca juga:  Parjal Minta Pemerintah Evaluasi UU No 29 Tahun 2022: Kepentingan Publik akan Terganggu

    Ronald mengaku sangat kecewa dengan tindakan persekusi terhadap warga Papua di Kupang. Apalagi, para pelaku melontarkan kalimat rasialis yang tidak sepantasnya.

    Dalam video yang beredar, tampak seorang pria melontarkan kata-kata yang dinilai mendiskreditkan warga Papua. Video yang beredar di aplikasi Tiktok itu juga tampak si pria yang memakai kameja warna hitam tengah dihalangi oleh sekelompok aparat. Pria yang diduga merupakan oknum ormas itu memaki para demonstran saat menyampaikan pendapat.

    “Saya sebagai anak negara, hei kalian angkat kaki dari negara ini, lalu pergi teriak di Papua. Berapa banyak korban dari negara kami, berapa TNI/Polri mati?,” teriak pria itu saat membubarkan aksi demo mahasiwa Papua.

    Baca juga:  Polda Papua Barat Gelar Sholat Idul Adha Serta Bagikan Kurban Kepada Masyarakat

    Menurut Ronald, kata-kata itu sangat melukai perasaan mahasiswa dan orang asli Papua pada umumnya.

    Di negara yang menjunjung tinggi nilai demokrasi, kata Ronald, apa yang dilakukan oleh mahasiswa asal Papua adalah hal yang biasa. Mereka berunjuk rasa sebagaimana diatur dalam konstitusi bahwa setiap orang berhak menyampaikan pendapat di muka umum.

    “Saya selaku Panglima Parjal pertanyakan oknum dan organisasi tersebut. Aturan organisasi atau kepmen dan kepres apa yang dipakai oleh ormas tersebut untuk menghalang halangi orang menyampaikan pendapat di muka umum? Mereka mahasiswa itu juga sesama anak Bangsa Indonesia. Apakah karena RAS? Atau apa? Pernyataan dangkal tersebut adalah pernyataan yang harus dipertanggungjawabkan oleh oknum ormas tapi juga sukunya,” kata Ronald.

    Baca juga:  Soal Usulan Penambahan Kuota CPNS 2018, Makatita: Semoga Diterima

    Ronald menyebut bahwa jumlah OAP di Kupang sangat sedikit dibanding jumlah warga NTT yang ada di Tanah Papua. Mereka bukan saja menuntut ilmu di Papua, tetapi telah berinvestasi dan mencari makan di Papua.

    “Kami sudah jaga baik suku lain di Tanah Papua. Bahkan kami juga telah menguras pikiran kami untuk menjaga kedamaian di Papua maka jangan bermain main dengan Papua,” tegasnya. (LP1/red)

    .

    Latest articles

    Gubernur Dominggus Kukuhkan Ketua K2BPT Papua Barat, Tekankan Penguatan SDM

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengukuhkan Abner Itlay sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Besar Pegunungan Tengah (K2BPT) Papua Barat. Dominggus memberikan penekanan...

    More like this

    Gubernur Dominggus Kukuhkan Ketua K2BPT Papua Barat, Tekankan Penguatan SDM

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengukuhkan Abner Itlay sebagai Ketua Kerukunan...

    Brigjen Pol Alfred Papare Jabat Kapolda Papua Barat, Janji Tingkatkan Layanan

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Brigjen Pol Alfred Papare S.I.K resmi menjabat sebagai Kapolda Papua Barat mengantikan...

    Polda Papua Barat Gelar Rangkaian Penyambutan Kapolda Hingga Penyerahan Pataka

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id-Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menggelar parade penyambutan Kapolda Papua Barat yang baru,...