26.1 C
Manokwari
Kamis, Maret 26, 2026
26.1 C
Manokwari
More

    Sambut Nataru, BI Papua Barat Siapkan Uang Layak Edar Rp1.47 triliun

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com- Kantor Perwakilan Bank Indonesia provinsi Papua Barat menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp1.47 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang perayaan Natal dan Tahun Bari 2022. Jumlah ini mengalami peningkatan 8,5% bila dibandingkan dengan realisasi kebutuhan uang pada momen Nataru pada Tahun 2020 yang mencapai Rp 1,36 Triliun.

    “Peningkatan ini tentunya dikarenakan adanya peningkatan aktivitas masyarakat seraya dengan penurunan kasus aktif COVID-19 di wilayah Papua Barat. Bank Indonesia Provinsi Papua Barat menyiapkan ULE berdasarkan data proyeksi perbankan sebesar Rp 1,36 Triliun yang meningkat sebesar 18,37% dari tahun 2020 yang sebesar Rp 1,15 Triliun,” kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat James Wilson L.Tobing lewat press releasenya ke media, Rabu (7/12/21).

    Baca juga:  HUT Bhayangkara ke-78, Kapolda Papua Barat Ungkap Tantangan Kantibmas di Pilkada 2024

    Dikatakan James, kebutuhan uang layak edar yang telah disiapkan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat utamanya berasal dari persiapan perbankan dalam rangka penyerapan anggaran akhir tahun, realisasi anggaran Dana Desa, proyek Pemerintah Daerah serta kebutuhan masyarakat yang akan disediakan dalam mesin-mesin ATM yang tersebar di seluruh wilayah Papua Barat.

    Baca juga:  Gelar Diseminasi Moneter-Fiskal, BI Papua Barat Sampaikan Sejumlah Rekomendasi

    Menyikapi kebutuhan ULE yang tinggi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat memiliki beberapa strategi untuk tetap memastikan jumlah ULE di masyarakat tetap terjaga diantaranya adalah melakukan kegiatan kas keliling di Kabupaten Manokwari dan juga melaksanakan distribusi ULE kepada Kas Titipan di Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Sorong Selatan serta memastikan perbankan untuk melayani masyarakat dalam penukaran uang tunai.

    Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat juga terus melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai gerakan Cinta Bangga dan Paham (CBP) Rupiah. Melalui gerakan Cinta Bangga dan Paham Rupiah, masyarakat diharapkan untuk menanamkan rasa Cinta dan Bangga terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan NKRI serta Paham cara berbelanja dengan Rupiah dengan bijak. Di samping penggunaan uang tunai sebagai instrumen pembayaran, Bank Indonesia juga menyediakan instrumen pembayaran digital sebagai salah satu opsi instrumen pembayaran seperti Kartu Debit, Kartu Kredit, hingga QRIS. (*/Red)

    Latest articles

    Menkeu Purbaya Usul Efisiensi Makan Bergizi Gratis, Hemat Rp40 Triliun

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan adanya potensi efisiensi besar pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bisa menghemat anggaran...

    More like this

    7 Komisioner OJK Resmi Dilantik di MA, Janji Perketat Pengawasan

    JAKARTA, LinkPapua.id - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2032...

    TNI AL Gelar Penghormatan untuk 2 Marinir Gugur di Maybrat, Pastikan Hak Keluarga

    JAKARTA, LinkPapua.id - TNI Angkatan Laut (AL) menggelar prosesi penghormatan terakhir bagi dua prajurit...

    Eks Kadis-Polisi Jadi Lulusan Perdana Hukum UNCRI, Rektor Ingatkan Moral

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan perdana Program Studi Ilmu...