28 C
Manokwari
Rabu, Februari 11, 2026
28 C
Manokwari
More

    Tinggi Risiko Bencana di Papua Barat, RTRW Banyak Diabaikan

    Published on

    MANOKWARI,Linkpapua.com – Provinsi Papua Barat punya risiko bencana tinggi. Tingginya risiko bencana diperparah oleh pembangunan yang banyak melabrak konsep rencana tata ruang wilayah (RTRW).

    Hal ini menjadi pembahasan dalam rakornis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Papua Barat, Rabu (18/5/2022). Rakornis membahas risiko bencana di Papua Barat.

    Staf ahli bidang pemerintahan Setda Provinsi Papua Barat Tamrin Payapo mengatakan, dibutuhkan upaya dalam pengurangan bencana yang terpadu dan terorganisir guna mengantisipasi kerentanan. Upaya ini harus melibatkan masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana.

    Baca juga:  Operasi Mantap Brata, Polda Papua Barat Rikkes Personel

    “Kesadaran masyarakat terhadap bencana masih rendah sehingga berakibat buruk pada hilangnya nyawa dan harta benda,” tuturnya.

    Dalam rangka mengatasi hal tersebut, maka dibutuhkan langka-langkah yang harus dilakukan oleh pemerintah. Kata Tamrin, masih banyak pelaksanaan pembangunan tanpa mengikuti konsep tata ruang yang benar.

    Baca juga:  Kabulkan Gugatan Suyanto, Bawaslu: KPU Papua Barat Lakukan Pelanggaran Pemilu

    “Pembangunan saat ini baik sektor publik maupun privat sering dilakukan tanpa mengikuti tata ruang. Tidak memperhatikan kerentanan wilayah terhadap terjadinya bencana maka diperlukan analisis ancaman bencana dan efek-efek dari pembangunan,” ungkapnya.

    Baca juga:  Bupati Teluk Bintuni Tinjau Distrik Tomu, Warga Keluhkan Rumah Tak Layak Huni

    Tamrin menilai, pelaksanaan rakornis sangat strategis dan penting dilakukan dalam rangka koordinasi sinkronisasi BPBD, pusat, provinsi hingga kabupaten/kota.

    Dia berharap koordinasi dan kerja sama lintas sektor ditingkatkan dalam mensinergikan kebijakan penanggulangan pusat dan daerah. Dia juga mengharapkan perencanaan bukan hanya di atas kertas saja melainkan juga dibutuhkan tindakan nyata di lapangan. (LP9/Red)

    Latest articles

    Kabar Baik! Angka Pengangguran di Papua Barat Menyusut, Kini Sisa 4,34%

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kabar menggembirakan datang dari sektor ketenagakerjaan di Provinsi Papua Barat pada akhir tahun 2025. Tingkat pengangguran tercatat mengalami penurunan jika dibandingkan...

    More like this

    Kabar Baik! Angka Pengangguran di Papua Barat Menyusut, Kini Sisa 4,34%

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kabar menggembirakan datang dari sektor ketenagakerjaan di Provinsi Papua Barat pada...

    Angka Kemiskinan Papua Barat Turun Jadi 19,58%, Berkurang 4,5 Ribu Orang

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai kondisi ekonomi di...

    Bantu UMKM Maybrat, OJK Dorong Warga Gunakan Akses Pembiayaan Formal

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya mendorong...