25.1 C
Manokwari
Selasa, Februari 10, 2026
25.1 C
Manokwari
More

    Tokoh Pemuda Raja Ampat Soroti Diamnya MRP soal Gejolak Papua Barat Daya

    Published on

    RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Tokoh pemuda Raja Ampat, Hiskia Samagita dan Mikha Dimara, menyoroti sikap Majelis Rakyat Papua (MRP) yang dinilai bungkam di tengah gejolak sosial di Papua Barat Daya, khususnya Kota Sorong. Mereka menilai MRP tidak menjalankan peran sebagaimana mestinya sebagai lembaga kultur.

    Menurut keduanya, MRP seharusnya hadir dan bersuara lantang ketika masyarakat Papua menghadapi persoalan serius. Namun hingga kini, Ketua MRP Alfons Kambu bersama anggotanya justru memilih diam.

    Baca juga:  Jambret HP, 3 Pemuda di Manokwari Diciduk Polisi

    “Kalau tidak bisa menyuarakan aspirasi rakyat Papua, lebih baik MRP dibubarkan saja. Untuk apa ada lembaga ini kalau hanya diam?” ujar Hiskia dalam keterangannya, Sabtu (30/8/2025).

    Sementara itu, Mikha yang juga praktisi hukum menilai kasus dugaan kriminalisasi terhadap AGG dan kawan-kawan bukan persoalan individu semata. Dia menyebut hal itu menyangkut harkat dan martabat orang Papua.

    Baca juga:  Josua Burdam Ajak Masyarakat Adat Usba Bersatu Jaga Keamanan Raja Ampat

    Dia menegaskan, sikap diam MRP justru melukai kepercayaan masyarakat Papua yang berharap lembaga tersebut menjadi benteng terakhir dalam memperjuangkan hak-hak orang asli Papua. Menurutnya, keterwakilan MRP tidak berarti jika tidak hadir untuk rakyat.

    “Orang Papua berharap banyak pada MRP, tapi kenyataannya mereka bungkam. Keterwakilan macam apa ini? Setop sibuk dengan urusan lain sementara rakyat sedang menderita,” kata Mikha.

    Baca juga:  Sekda Raja Ampat Tegaskan Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan Gagal Capai SPM

    Dia menilai, di tengah situasi Kota Sorong yang sedang tidak kondusif, kehadiran MRP sangat dibutuhkan untuk memberikan suara dan sikap yang jelas. Namun hingga saat ini, lembaga tersebut belum menunjukkan langkah nyata.

    “Kalau hanya diam dan tidak berfungsi, lebih baik lembaga ini dibubarkan saja karena tidak ada manfaatnya bagi rakyat Papua,” tutupnya. (LP10/red)

    Latest articles

    Jaga Uang Rakyat, Anggota DPRP PB Minta KPK Pelototi APBD Sejak...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota DPRP Papua Barat Aloysius P Siep meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi ketat perencanaan APBD 2026 demi menjaga uang rakyat....

    More like this

    Polda Papua Barat Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Polda Papua Barat melaksanakan Operasi Keselamatan di jalan Yos sudarso. Manokwari sebagai upaya...

    Aktif di Bidang Olahraga, Bupati Tanah Laut Sabet Anugerah SIWO Award

    SERANG, Linkpapua.id - Bupati Tanah Laut, H Rahmat Trianto, menerima penghargaan SIWO Award dalam...

    Jajaran Polda Papua Barat Lepas Keberangkatan Irjen Isir yang Bertugas di Mabes Polri

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Suasana haru mewarnai pengantaran keberangkatan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Drs. Johnny...