26.5 C
Manokwari
Sabtu, Maret 28, 2026
26.5 C
Manokwari
More

    Tokoh Pemuda Raja Ampat Soroti Diamnya MRP soal Gejolak Papua Barat Daya

    Published on

    RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Tokoh pemuda Raja Ampat, Hiskia Samagita dan Mikha Dimara, menyoroti sikap Majelis Rakyat Papua (MRP) yang dinilai bungkam di tengah gejolak sosial di Papua Barat Daya, khususnya Kota Sorong. Mereka menilai MRP tidak menjalankan peran sebagaimana mestinya sebagai lembaga kultur.

    Menurut keduanya, MRP seharusnya hadir dan bersuara lantang ketika masyarakat Papua menghadapi persoalan serius. Namun hingga kini, Ketua MRP Alfons Kambu bersama anggotanya justru memilih diam.

    Baca juga:  Bupati Bintuni Jadi Irup HUT RI, Dorong Persatuan dalam Keragaman

    “Kalau tidak bisa menyuarakan aspirasi rakyat Papua, lebih baik MRP dibubarkan saja. Untuk apa ada lembaga ini kalau hanya diam?” ujar Hiskia dalam keterangannya, Sabtu (30/8/2025).

    Sementara itu, Mikha yang juga praktisi hukum menilai kasus dugaan kriminalisasi terhadap AGG dan kawan-kawan bukan persoalan individu semata. Dia menyebut hal itu menyangkut harkat dan martabat orang Papua.

    Baca juga:  Jaring Aspirasi di Mansel, Ketua MRP Dorong Pengembangan Tambak

    Dia menegaskan, sikap diam MRP justru melukai kepercayaan masyarakat Papua yang berharap lembaga tersebut menjadi benteng terakhir dalam memperjuangkan hak-hak orang asli Papua. Menurutnya, keterwakilan MRP tidak berarti jika tidak hadir untuk rakyat.

    “Orang Papua berharap banyak pada MRP, tapi kenyataannya mereka bungkam. Keterwakilan macam apa ini? Setop sibuk dengan urusan lain sementara rakyat sedang menderita,” kata Mikha.

    Baca juga:  1.600 Atlet Bersaing di Piala Esports Pj Gubernur Papua Barat Season 2

    Dia menilai, di tengah situasi Kota Sorong yang sedang tidak kondusif, kehadiran MRP sangat dibutuhkan untuk memberikan suara dan sikap yang jelas. Namun hingga saat ini, lembaga tersebut belum menunjukkan langkah nyata.

    “Kalau hanya diam dan tidak berfungsi, lebih baik lembaga ini dibubarkan saja karena tidak ada manfaatnya bagi rakyat Papua,” tutupnya. (LP10/red)

    Latest articles

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM...

    0
    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Dewan Energi Nasional (DEN) memastikan dan mengecek langsung...

    More like this

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM di Papua Barat Daya

    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH...

    9 Tim Siap Tampil di Liga 4 Papua Barat, Dibuka 31 Maret oleh Gubernur

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Panitia penyelenggara menggelar Match Coordinator Meeting (MCM) Liga 4 Papua Barat sebagai...

    Pertamina Patra Niaga Perkuat Stok BBM di Teluk Wondama

    TELUK WONDAMA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga memastikan kapal pengangkut BBM ke Teluk Wondama sudah...