28 C
Manokwari
Jumat, Februari 13, 2026
28 C
Manokwari
More

    KontraS Papua Barat Minta Pemerintah Bentuk Pengadilan HAM di Papua

    Published on

    SORONG, Linkpapua.com – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Papua Barat meminta pemerintah Indonesia di bawah membentuk Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua.

    Aktivis KontraS Papua Barat, Markus Fatem, menilai kehadiran institusi ini sangat baik dan bermanfaat bagi warga negara Indonesia, khususnya orang asli Papua (OAP), di tanah Papua untuk mencari kepastian hukum dan keadilan atas hak asasi manusianya.

    Baca juga:  Nilai Pemekaran DOB Berdampak ke Hutan, Markus Fatem Harap Masyarakat Adat Tak Jual Tanah Sembarang

    “Harus dibentuk. Pengadilan Hak Asasi Manusia sangat urgen di Papua, baik itu Papua ataupun Papua Barat. Intinya terbentuk dulu dan soal status wilayahnya itu teknis saja,” kata Markus dalam rilisnya, Senin (12/9/2022).

    Markus mengungkapkan, sudah ada Undang-Undang (UU) Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM di Indonesia. “Namun, belum ada dukungan politik yang baik untuk jalankan praktik UU tersebut oleh dari pemerintah pusat di Jakarta,” tuturnya.

    Baca juga:  MUI-BNN PB Teken MoU Tangkal Peredaran Narkoba

    Oleh karena tidak ada dukungan itu, proses penyelesaian kasus-kasus dugaan pelanggaran HAM dan konflik antara aparat TNI/Polri, penembakan dan pembunuhan secara paksa dan semena-mena belum dapat diajukan dan diselesaikan di Pengadilan HAM.

    Baca juga:  BMP21 Desak Kesbangpol PB Cairkan Dana Hibah: Setop Janji-janji

    “Kasus pelanggaran HAM di Papua kurun waktu medio 1998 sampai 2022, seperti kasus Biak Berdarah Juli 1998, kasus Wasior Berdarah Juni 2001, kasus Wamena Berdarah April 2003, kasus Unceb Berdarah Maret 2006, kasus Abepura Berdarah 2008, kasus Paniai Berdarah Desember 2014, Kasus Mutilasi Agustus 2022,” beber Markus. (*/Red)

    Latest articles

    6 Gubernur Se-Papua Teken 9 Poin NbCS di Manokwari, Ini Isinya

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Enam gubernur di tanah Papua menyepakati sembilan poin untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan dan menjaga kelestarian hutan. Kesepakatan dalam konferensi Nature Based...

    More like this

    6 Gubernur Se-Papua Teken 9 Poin NbCS di Manokwari, Ini Isinya

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Enam gubernur di tanah Papua menyepakati sembilan poin untuk mempercepat pembangunan...

    Pesan Mohammad Lakotani pada Rakerwil DMI Papua Barat: Masjid Laboratorium Toleransi

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah pada Jumat...

    Gubernur Se-Papua Sepakat Perkuat Perlindungan Hutan dan Hak Masyarakat Adat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Enam gubernur di tanah Papua menyepakati komitmen untuk menjaga hijau hutan...