25.4 C
Manokwari
Rabu, Februari 11, 2026
25.4 C
Manokwari
More

    Infrastruktur pariwisata Raja Ampat akan jadi prioritas Kemen PUPR

    Published on

    Manokwari,Linkpapuabarat.com-Pembangunan infrastruktur pendukung sektor pariwisata di Kabupaten Raja Ampat, akan menjadi prioritas kebijakan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

    Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) John Wempi Watipo, Rabu, mengatakan saat ini pemerintah sedang membangun infrastruktur di lima destinasi super prioritas Indonesia, meliputi Danau Toba, Mandalika, Borobudur, Labuan Bajo dan Likupang.

    Baca juga:  Pidar Papua Desak Kejati Tindak Dugaan Korupsi Jembatan Wasian Bintuni

    Kebijakan anggaran infrastruktur sektor pariwisata dari Kementerian PUPR, katanya sedang,diarahkan ke lima destinasi tersebut

    “Lima destinasi pariwisata super prioritas itu yang sedang kita progres. Kalau itu sudah selesai, Raja Ampat akan masuk dalam prioritas berikutnya,” kata Wetipo.

    Terkait pembangunan infrastruktur di Raja Ampat, ia mengungkapkam bahwa ada beberapa kendala yang harus dituntaskan bersama, diantaranya masalah status kawasan.

    Baca juga:  Waterpauw Lantik Penjabat Sekda Papua Barat dan Dua Pejabat Fungsional

    Menurutnya ada beberapa persoalan krusial yang membutuhkan sinergitas antara kementerian/lembaga serta pemerintah daerah, diantaranya terkait pemanfaatan lahan sebagai lokasi pembangunan infrastruktur.

    “Seperti masalah kepemilikan lahan yang merupakan tanah adat. Selain itu sebagian besar wilayah di Raja Ampat adalah kawasan konservasi. Ini butuh solusi bersama baik di pusat maupun daerah,” katanya lagi.

    Untuk membangun infrastruktur misalnya jalan, lanjut Wempi, persoalan lahan harus tuntas agar tidak bermasalah dari sisi hukum.

    Baca juga:  Wapres Ma'ruf Amin Bakal Resmikan Proyek Nasional di Papua Barat

    Menurutnya, Kementerian PUPR serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) harus bersinergi agar masalah-masalah terkait status kawasan dapat diselesaikan serta tidak melanggar aturan.

    Ia mengutarakan selain meningkatkan daya tarik wisatawan, ketersedian infrastruktur di Raja Ampat juga penting untuk mendorong peningkatan investasi. (LPB1/red)

    Latest articles

    Bupati Bintuni Serahkan DPA 2026 Rp2,57 Triliun, OPD Diminta Gerak Cepat

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026 senilai Rp2,57 triliun. Dia meminta seluruh organisasi perangkat daerah...

    More like this

    Kabar Baik! Angka Pengangguran di Papua Barat Menyusut, Kini Sisa 4,34%

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kabar menggembirakan datang dari sektor ketenagakerjaan di Provinsi Papua Barat pada...

    Angka Kemiskinan Papua Barat Turun Jadi 19,58%, Berkurang 4,5 Ribu Orang

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai kondisi ekonomi di...

    Bantu UMKM Maybrat, OJK Dorong Warga Gunakan Akses Pembiayaan Formal

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya mendorong...