25.4 C
Manokwari
Senin, Februari 9, 2026
25.4 C
Manokwari
More

    Tok! RAPBD Perubahan 2025 Papua Barat Disahkan, Pendapatan Naik Rp166,13 Miliar

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – DPR Papua Barat mengesahkan RAPBD Perubahan 2025. Pendapatan daerah tercatat naik Rp166,13 miliar atau 4,78 persen dari sebelumnya Rp3,47 triliun menjadi Rp3,63 triliun.

    “Adapun PAD sebelum perubahan Rp334,90 miliar setelah perubahan Rp457,86 miliar,” ujar Sekretaris DPRP Papua Barat Hendra M Fatubun dalam rapat paripurna di Manokwari, Selasa (30/9/2025).

    Hendra juga merinci pendapatan transfer yang naik dari Rp3,13 triliun menjadi Rp3,42 triliun. Sementara lain-lain PAD yang sah berubah dari Rp936,20 miliar menjadi Rp135,50 miliar.

    Baca juga:  Ketua DPRPB Minta Maaf Soal Kuota Terbatas di SMA Taruna Kasuari Nusantara

    Untuk sisi belanja, anggaran meningkat Rp199,95 miliar atau 5,60 persen dari Rp3,50 triliun menjadi Rp3,70 triliun. Belanja operasional naik dari Rp1,95 triliun menjadi Rp2,19 triliun.

    Belanja modal turun dari Rp553,97 miliar menjadi Rp465,69 miliar. Belanja tak terduga meningkat dari Rp30 miliar menjadi Rp60 miliar, sementara belanja transfer naik dari Rp1,28 triliun menjadi Rp1,44 triliun.

    Baca juga:  Respons DPR PB Usai Kontak Senjata di Maybrat: Harus Dihentikan

    Waka II DPRP Papua Barat Syamsuddin Seknun menegaskan pihaknya akan mengawal pengelolaan APBD. Dia menekankan agar dana benar-benar berdampak pada pembangunan dan masyarakat.

    “DPR juga mendesak pemerintah daerah agar tertib dalam menjalankan alur pemerintah sehingga APBD yang dijadwalkan minggu pertama bulan Agustus tidak terlambat di tahun berikutnya karena keterlambatan akan memberi dampak yang besar pada program lainnya,” katanya.

    Baca juga:  Pj Sekda PB Tegaskan tak Ada Lagi Penambahan Honorer Mulai Tahun ini

    Seknun meminta pemerintah memperhatikan catatan-catatan fraksi yang telah disampaikan. Menurutnya, catatan tersebut adalah hasil telaah DPR dan bisa menjadi solusi bagi persoalan pemerintahan.

    “Dengan tegas kami sampaikan agar catatan tersebut menjadi pertimbangan prioritas pemerintah daerah dalam pengambilan kebijakan sehingga kolaborasi antara pihak legislatif dan eksekutif benar-benar terjalin,” ucapnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Proyek Makan Minum SMA Taruna Rp11 Miliar di Manokwari Diduga Tanpa...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggaran makan minum SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat menjadi sorotan lantaran diduga menyalahi prosedur pengadaan barang dan jasa. Aktivis mahasiswa...

    More like this

    Proyek Makan Minum SMA Taruna Rp11 Miliar di Manokwari Diduga Tanpa Lelang

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggaran makan minum SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat menjadi sorotan...

    Jajaran Polda Papua Barat Lepas Keberangkatan Irjen Isir yang Bertugas di Mabes Polri

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Suasana haru mewarnai pengantaran keberangkatan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Drs. Johnny...

    Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog Bagi Petani Jagung

    JAKARTA, Linkpapua.id- Polri menggelar rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan...