25 C
Manokwari
Kamis, Februari 12, 2026
25 C
Manokwari
More

    Gubernur Papua Barat Lepas Peserta Ziarah Islam-Kristen, Titipkan Spirit Toleransi

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melepas peserta ziarah Islam dan Kristen dari tujuh kabupaten dengan pesan khusus soal pentingnya toleransi. Dia menyebut pembangunan keagamaan adalah investasi yang menyentuh dimensi lahir, batin, material, dan spiritual.

    “Pembangunan bidang keagamaan merupakan investasi penting bagi peningkatan kesejahteraan, yang mencakup dimensi lahir, batin, material, dan spiritual,” ujarnya saat pelepasan di Hotel Vitta Niu, Manokwari, Jumat (12/12/2025).

    Dominggus mengatakan pelepasan ziarah ini menjadi bagian dari prioritas pembangunan keagamaan di Papua Barat. Dia menyampaikan pesan agar kerukunan tetap dijaga di tengah keberagaman umat.

    Baca juga:  Sinergi dengan Satgas Pangan dan Bea Cukai, Kemendag Gagalkan Ekspor Minyak Goreng ke Timor Leste

    Menurutnya, Pancasila dan UUD 1945 menjamin kebebasan beragama dan beribadah bagi seluruh warga negara. Dia juga merujuk aturan dalam UU Otonomi Khusus Papua yang menjamin setiap penduduk memeluk agama dan menjaga kerukunan antarumat.

    Dia juga menekankan pembangunan keagamaan tidak hanya soal fasilitas fisik, tetapi juga penguatan harmoni sosial. Kerukunan umat menjadi fondasi penting dalam mendukung agenda pembangunan daerah.

    Baca juga:  DPD RI Dukung Pengalihan Status Hutan Lindung Atasi Tambang Ilegal di Papua Barat

    Dominggus menilai agama berperan strategis dalam membentuk peradaban manusia. Pemerintah, kata dia, terus melaksanakan kebijakan untuk memperkuat pembinaan umat.

    Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan program ziarah menjadi sarana bagi umat untuk meneguhkan iman. Ziarah juga dinilai memperdalam hubungan dengan sejarah religius masing-masing.

    “Ziarah adalah perjalanan yang memurnikan diri dan menghubungkan manusia dengan iman yang dianutnya,” katanya.

    Baca juga:  Dominggus Sampaikan Nota Keuangan APBD Papua Barat 2026, Fokus 3 Agenda Utama

    Program ziarah keagamaan 2025 ini dibiayai dari APBD Papua Barat melalui Biro Kesra. Peserta berasal dari dua agama, yakni Kristen dan Islam.

    Dominggus berharap peserta membawa dampak positif setelah kembali ke daerah masing-masing. Mereka diharapkan menjadi penguat kerukunan di lingkungan tempat tinggal.

    “Nilai sebuah perjalanan ziarah tampak ketika kita kembali membawa cerita indah dan pertumbuhan iman yang berdampak bagi kehidupan berbangsa, bernegara, dan berjemaat,” ucapnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Gubernur Papua Barat Minta Gereja Efata Manggoapi Aktif Bangun Ekonomi

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendorong Jemaat Efata Manggoapi untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah di usia yang ke-129 tahun. Gereja...

    More like this

    Gubernur Papua Barat Minta Gereja Efata Manggoapi Aktif Bangun Ekonomi

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendorong Jemaat Efata Manggoapi untuk terlibat...

    Massa di Manokwari Demo Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa di Papua Barat menggelar aksi damai...

    Ditlantas Polda Papua Barat Gelar Forum Lalu Lintas, Ingatkan Keselamatan Berkendara

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat menggelar kegiatan Forum Lalu Lintas sebagai...