Badan Ad Hock KPU Raja Ampat Terima Kartu BPJS Secara Simbolis

Published on

Raja Ampat–Ketua KPU Raja Ampat,Steven Eibe S.STP menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan Kepada Badan AdHoc KPU Se-Raja Ampat, di Aula KPU Kabupaten Raja Ampat, Selasa (11/8/20).

Dikatakan Steven Eibe S.STP, bahwa mengaktifkan kembali panitia adhoc, seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk melaksanakan seluruh tahapan menuju Pilkada serentak 9 Desember 2020.

Menurut Steven, informasi baik bagi pelayanan tata cara pemanfaatan BPJS sangat penting diketahui agar pada saat memerlukan, staf tidak kebingungan dan langsung mengambil langkah yang diperlukan.

Baca juga:  Gabriel Asem Sambangi Kediaman AFU: Tak Ada Pembicaraan Politik

“Bercermin dari Pemilu 2019 lalu, dirasa perlu jaminan keselamatan kerja maupun jaminan kesehatan terutama bagi badan adhoc” ujarnya.

untuk BPJS ketenagakerja (JKK) atau jaminan keselamatan kerja lansung diberikan kepada pekerja, sehingga menjadi tanggungan dalam melaksanakan tugas ketika terjadinya kecelakaan waktu menjalani tugas.”Ucapnya

“BPJS juga sebagai transformasi Jamsostek, dapat memberikan jaminan sosial pada anggota KPU, PPK dan PPS berupa jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM),” terangnya. 

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa berbagai manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) itu. Menurutnya hal ini sangat penting bagi seluruh pekerja baik itu PNS mau pun non PNS.

Baca juga:  Pemilik Ulayat Tuntut Penyelesaian Sengketa Tanah SMA Negeri 1 Raja Ampat

“karena selain santunan untuk penderita Cacat Total Tetap, terdapat pula santunan lain yakni Cacat Total Sebagian dan Cacat Fungsi yang masing – masing, mempunyai perhitungan sendiri yang dihitung dari efek, juga iuran yang dibebankan terhadap peserta. sehingga nantinya bagi panitia adhoc tetap mendapatkan jaminan keselamatan kerja untuk pemilu maupun pemilihan selanjutnya,” tandas Steven.

Baca juga:  Luncurkan QRIS, Bank Indonesia Perkuat Layanan Digital di Raja Ampat

Dirinya mengharapkan semua pihak tetap menerapkan protokol Kesehatan meskipun Raja Ampat sudah dalam zona hijau.

Ia juga menambahkan Covid-19 bukanlah hal yang harus ditakuti ataupun sesuatu yang membuat kita berdiam diri dan tidak berani melakukan aktivitas apapun.

“Covid harus dihadapi dan tetap kita jaga melakukan aktivitas dengan penerapan protokol kesehatan dengan baik dan disiplin. Agar aman dari penyebaran Covid 19, pihaknya mengajak harus perkuat dan bentengi diri dengan baik dari luar maupun dari dalam.”tutup Ketua KPU Raja Ampat.(LPB4-RED)

Latest articles

Piala Bergilir Pesparawi Nasional Diarak di Manokwari, Panitia Gaungkan Dukungan Warga

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mengarak piala bergilir presiden RI dan piala bergilir Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN)...

More like this

Pemilik Hak Ulayat Buka Palang Adat Pulau Wayag, Harap Akses Wisata Kembali Normal

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Pemilik hak ulayat dari tujuh marga masyarakat adat suku Kawei...

Kemenhan Serahkan Motor Operasional untuk Lembaga Adat Raja Ampat

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk Lembaga Masyarakat...

Rajif Achmad Terpilih Aklamasi Jadi Ketua KNPI Raja Ampat 2025-2028

RAJA AMPAT, LinkPapua.id - Rajif Achmad ditetapkan sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)...