25.8 C
Manokwari
Jumat, Februari 13, 2026
25.8 C
Manokwari
More

    BMP2I Apresiasi Gubernur Papua Tolak Izin Lanjutan PSN Sawit Nasional

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – DPP Barisan Masyarakat Pengembangan Peningkatan Pembangunan Indonesia (BMP2I) Papua Barat memuji ketegasan Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri yang menyetop izin lanjutan Proyek Strategis Negara (PSN) kelapa sawit. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah berani untuk melindungi tanah ulayat dan hak masyarakat adat di Tanah Papua.

    “Terima kasih Gubernur Papua yang tidak memberikan izin lanjutan program kepala sawit di Papua. Kami sangat anjungan jempol dan memberi apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Sekretaris Umum DPP BMP2I Papua Barat, Markus Fatem, dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026).

    Baca juga:  Mugiyono jadi Irup Peringatan Hari Otda ke-29 tahun 2025

    Markus menyebut apresiasi tinggi layak diberikan karena Gubernur Fakhiri dianggap sangat memahami aspirasi rakyat kecil. Dia menilai keputusan tersebut membuktikan bahwa keberlangsungan lingkungan lebih utama dibanding ekspansi investasi besar.

    “Seharusnya para gubernur-gubernur, bupati/wali kota, yang ada di Papua dapat melihat dan meniru gaya kemimpinan Gubernur Papua yang tidak memberikan izin lanjutan PSN perkebunan sawit sebab akan menimbulkan gelobang penolakan dari masyarakat adat dan orang asli Papua,” katanya.

    Baca juga:  BMP2I Minta Hasil Rekomendasi MRP Se-Tanah Papua Dijadikan Perdasi-Perdasus

    Kebijakan Gubernur Papua ini diharapkan menjadi standar bagi seluruh kepala daerah lain agar tidak sembarangan melepas lahan kepada investor. Markus mengingatkan bahwa pemaksaan izin kelapa sawit hanya akan memicu gejolak sosial.

    Aktivis NGO ini memandang sikap Gubernur Papua sebagai sinyal kuat bagi pemodal agar lebih menghormati hak kedaulatan tanah di Papua. Menurutnya, langkah ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk memberikan proteksi terhadap hutan dan masa depan generasi Papua.

    Baca juga:  Respons Atensi DPR Papua Barat, Kapan Pemprov Siapkan Dokumen KUA/PPAS RAPBD-P 2022?

    BMP2I Papua Barat berkomitmen mengawal kebijakan ini agar tetap konsisten dijalankan di seluruh tingkatan pemerintahan. Mereka berharap perlindungan terhadap wilayah adat menjadi prioritas utama bagi setiap pemimpin yang ada di wilayah timur Indonesia. (*/red)

    Latest articles

    PELNI Beri Diskon Tiket Kapal di Manokwari Saat Mudik Lebaran

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero memberikan diskon tiket kapal penumpang sebesar 30 persen untuk arus mudik dan balik Lebaran 2026. Program ini...

    More like this

    WRI Indonesia Dorong Ekonomi Hijau Jadi Peluang Baru Masyarakat Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - World Resources Institute (WRI) Indonesia mendorong penerapan ekonomi hijau sebagai mesin...

    Dominggus Ajak 6 Provinsi di Papua Sinergi Garap Pembangunan Rendah Karbon

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak enam provinsi di tanah Papua...

    Kanwil Kemenkum Pabar Harmonisasi Ranperbup Program Satu Milyar Satu Kampung Kaimana

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua Barat memfasilitasi kegiatan harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati...