MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendorong Jemaat Efata Manggoapi untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah di usia yang ke-129 tahun. Gereja diharapkan tidak hanya fokus pada pelayanan rohani, tetapi juga aktif memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi kerakyatan.
“Di tengah perubahan zaman, gereja diharapkan memberikan solusi dan harapan bagi masyarakat sekaligus memperkuat persatuan untuk membangun Papua Barat yang maju, adil, dan sejahtera,” ungkap Dominggus saat menghadiri perayaan HUT ke-129 Jemaat Efata Manggoapi, Klasis Manokwari, Rabu (11/2/2026).
Dominggus menilai peran gereja sangat sentral dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tanah Papua. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat pun berkomitmen untuk terus mendukung program-program gereja yang sejalan dengan penguatan nilai kebangsaan.
“Pencapaian usia 129 tahun merupakan perjalanan iman yang panjang dan penuh kesaksian tentang kesetiaan Tuhan dalam memelihara umat-Nya di Tanah Papua,” ujarnya.
Menurutnya, perjalanan lebih dari satu abad ini membuktikan dedikasi jemaat dalam menjaga nilai-nilai moral. Gereja disebutnya sebagai pusat pembinaan karakter yang penting bagi generasi masa depan.
“Saya mengapresiasi dedikasi jemaat dalam menjaga api iman tetap menyala dan meneruskan warisan iman kepada generasi selanjutnya,” katanya.
Dominggus juga mengajak seluruh jemaat untuk mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman yang ada. Hal ini dinilai penting untuk menghadapi dinamika tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Selamat HUT ke-129 kepada Jemaat Efata Manggoapi. Semoga jemaat semakin berkembang, semakin kuat dalam iman, dan terus menjadi berkat bagi tanah Papua,” ucapnya. (LP14/red)








