27.9 C
Manokwari
Minggu, Februari 8, 2026
27.9 C
Manokwari
More

    Ketua Komisi B DPRD Manokwari Minta Pemkab Kebut Serapan APBD

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manokwari, Aloysius Siep menyoroti minimnya serapan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Manokwari 2021.

    Sampai 2 Agustus 2021, realisasi APBD baru mencapai 25 persen. Siep menyerukan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari agar mengebut serapan agar tidak ada Selisih Penggunaan Anggaran (Silpa).

    Baca juga:  Samsul Hadi Sambut Baik Revitalisasi Pasar Sanggeng

    “Memang dengan adanya peralihan pemerintahan dengan dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Manokwari yang baru cukup berpengaruh pada proses pemerintahan. Meskipun begitu dari hasil komunikasi Bupati sudah mengambil langkah-langkah agar penyerapan anggaran bisa maksimal sehingga tidak adanya Silpa di akhir tahun. Program yang bisa dilaksanakan harus segera dijalankan,” ujar Siep, Rabu (4/8/2021).

    Baca juga:  Pemkab Manokwari dan DPRD Sepakat Bangun Gedung Baru SD Sugumei

    Siep mengungkapkan, September mendatang sudah harus persiapan pelaksanaan APBD-Perubahan 2021. Untuk itu waktu yang ada harus dimanfaatkan dengan baik.

    “Kita yakin Bupati dan Sekda (Sekretaris Daerah) yang baru bisa menyelesaikan hal-hal adiministratif sehingga serapan anggaran bisa maksimal. Apalagi Bupati terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan OPD (organisasi perangkat daerah). DPRD akan terus melakukan pengawasan dan selalu mengingatkan kepala daerah karena kami sama-sama penyelenggara pemerintahan,” jelas dia.

    Baca juga:  Instruksi Bupati Manokwari: THM Tutup, Hotel-Restoran Dilarang Jual Miras

    Sekda Manokwari, Hendri Sembiring, menyebutkan per 2 Agustus realisasi APBD baru mencapai 25 persen. Minimnya serapan dikarenakan pandemi Covid-19 yang berimbas pada larangan kegiatan, terutama yang mengumpulkan banyak orang. (LP3/Red)

    Latest articles

    Kisah Marthina Warga Manokwari: Merasa Aman Berkat JKN, Berobat Tanpa Biaya

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Marthina Abago (56), seorang warga Manokwari, Papua Barat, membagikan pengalamannya mendapatkan perlindungan kesehatan menyeluruh melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kehadiran...

    More like this

    Kejadian Bocah di NTT Bunuh Diri, Haryono May: Ini Tamparan dan Pembelajaran

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Kejadian memilukan pada seorang bocah 10 tahun di Ngada Nusa Tenggara Timur...

    HUT Pekabaran Injil, GKI Serukan Pertobatan untuk Jawab Krisis Kemanusiaan di Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di tanah Papua menyerukan gerakan pertobatan...

    Gubernur Papua Barat: HUT PI Momentum Momentum Perkuat Nilai Kasih dan Persaudaraan

    MANONOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyebut perayaan HUT ke-171 Pekabaran Injil...