25.1 C
Manokwari
Selasa, Februari 10, 2026
25.1 C
Manokwari
More

    Kisah Emosional Calon Bintara Polri OAP, Pingsan Saat Diumumkan sebagai Peringkat Satu

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gembira dan haru terpancar dari wajah Alma Viktoria Wamafma, seorang calon Bintara Polri yang berasal dari Kabupaten Teluk Wondama, ketika namanya diumumkan sebagai peringkat satu dalam seleksi penerimaan terpadu Anggota Polri Tahun 2023.

    Namun, kebahagiaan itu terlalu mengempasnya hingga dirinya pingsan di Gedung Arfak Convention Hall Mapolda Papua Barat, Rabu (19/7/2023) malam.

    Alma, yang berhasil mencatatkan nilai 56,22, menjadi peringkat teratas untuk kategori polwan orang asli Papua (OAP). Sementara itu, ada juga calon Bintara Polri lainnya yang lulus dengan peringkat terbaik. Ayu Widya Sari meraih nilai 71,77 untuk kuota umum dalam kategori polisi laki-laki, sementara Antonius Putra Simorangkir dan Alif Reski Suherman, keduanya dari Polresta Manokwari, berhasil meraih nilai 66,70 dan 79,07, masing-masing.

    Baca juga:  Kapolda Papua Barat: Tidak Ada Ancaman KNPB di Tambrauw, Masyarakat Dijamin Aman

    Alma, dengan penuh emosi, berusaha menyampaikan pengalaman selama mengikuti proses seleksi di Polda Papua Barat. Namun, ketika berbicara, suaranya mulai tergagap dan akhirnya pingsan.

    “Saya dari Teluk Wondama, lulusan SMA 1 Wondama. Ini merupakan kali pertama saya ikut seleksi,” kata Alma.

    Keberhasilan para calon Bintara Polri dari Polda Papua Barat mencapai 100 persen, dengan total 821 orang yang berhasil lulus, termasuk 40 calon polisi wanita.

    Hal ini mendapat apresiasi dari Karo SDM Polda Papua Barat, Kombes Pol. Sugandi, yang menyatakan Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, telah berusaha untuk meminta tambahan kuota mengingat kebutuhan personel di daerah otonom baru DOB Papua Barat daya.

    Baca juga:  SLB Manokwari Resmi Berstatus Negeri, Layani Beragam Kebutuhan Khusus

    Suganti menegaskan proses seleksi dari awal hingga pengumuman hasilnya tidak ada pungutan atau praktik calo. “Ini semua murni usaha para peserta,” tegasnya.

    Jimmy Ell, seorang anggota keluarga dari salah satu calon Bintara Polri yang lulus, mengapresiasi transparansi dan ketelitian selama proses seleksi yang dijalani oleh anaknya. Ia menyatakan tidak ada pungutan biaya atau calo selama proses seleksi tersebut.

    “Saya mengapresiasi Bapak Kapolda dan Wakapolda serta pejabat dan panitia seleksi. Saya memastikan proses seleksi ini tidak ada pungutan biaya ataupun calo. Ini semua murni usaha anak kami,” ucapnya dengan rasa bangga.

    Baca juga:  Masyarakat Diminta Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Paskah 2025

    Para calon Bintara Polri yang telah lulus akan dibagi menjadi dua gelombang untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN). Gelombang pertama dijadwalkan akan berangkat pada tanggal 25 Juli 2023, sementara gelombang kedua akan menyusul pada Februari 2024.

    Mereka akan mengikuti pendidikan di beberapa SPN di luar Papua, seperti SPN Polda Sulsel (308 orang), SPN Polda Bali (258 orang), Pusdik Pol Air (1 orang), Pusdik Brimob (11 orang), dan Sepolwan (25 orang). (*/Red)

    Latest articles

    Jaga Uang Rakyat, Anggota DPRP PB Minta KPK Pelototi APBD Sejak...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota DPRP Papua Barat Aloysius P Siep meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi ketat perencanaan APBD 2026 demi menjaga uang rakyat....

    More like this

    Jaga Uang Rakyat, Anggota DPRP PB Minta KPK Pelototi APBD Sejak Awal

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota DPRP Papua Barat Aloysius P Siep meminta Komisi Pemberantasan Korupsi...

    Polda Papua Barat Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Polda Papua Barat melaksanakan Operasi Keselamatan di jalan Yos sudarso. Manokwari sebagai upaya...

    SK Terbit, Pelantikan Waka III DPRP Papua Barat Tunggu Agenda Gubernur

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Surat keputusan (SK) pelantikan Wakil Ketua (Waka) III DPRP Papua Barat...