27.9 C
Manokwari
Minggu, Februari 8, 2026
27.9 C
Manokwari
More

    Pemilik Ulayat Tolak Tutup PETI dan Tuntut IPR, Ini Respons Bupati Manokwari

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, angkat bicara merespons perihal pemilik ulayat menolak menutup aktivitas di areal pertambangan tanpa izin (PETI) di Distrik Masni, bahkan menuntut penerbitan izin tambang rakyat (IPR).

    “Tentu kita memberikan dukungan bahwa pertambangan rakyat sangat penting untuk meningkatkan pendapatan.
    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari tidak punya tendensi untuk melarang masyarakat melakukan aktivitas pertambangan,” kata Hermus kepada awak media saat wawancara usai penutupan HKG PKK Manokwari di Auditorium DPD PWKI Papua Barat, Kamis (23/6/2022).

    Baca juga:  Beri Apresiasi, Tahun Depan Bupati Hermus Siapkan Award

    Namun, kata Hermus, masyarakat mesti mengerti bahwa sebagai negara hukum, semua langkah dan kebijakan yang diambil haruslah berdasarkan hukum dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Yang menjadi persoalan adalah pertambangan yang dilakukan belum ada izin resmi dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” tuturnya.

    Baca juga:  Gaspol! Lomba Jonson Semarakkan Rangkaian HUT Pekabaran Injil di Manokwari

    Hermus juga mengungkapkan bahwa kawasan lahan yang menjadi tempat aktivitas pertambangan adalah hutan konservasi. Selain itu, kawasan pertambangan juga memanfaatkan bahan-bahan kimia dalam aktivitas pertambangan sehingga mencemari lingkungan sekitar.

    Hermus menekankan bahwa pemerintah akan mencari jalan demi memberikan solusi terbaik. Ia pun mengimbau kepada pemilik ulayat agar bersabar menanti kebijakan dari pemerintah.

    Baca juga:  Serahkan Bantuan 20 Unit Laptop, Bupati Manokwari: Penunjang Pengembangan Pendidikan

    “Pemerintah Kabupaten Manokwari sedang berupaya untuk mendapatkan izin pertambangan yang sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku agar mendapat pengawasan. Hasil yang didapatkan bisa dibagi secara baik dengan masyarakat,” bebernya. (LP8/Red)

    Latest articles

    Kisah Marthina Warga Manokwari: Merasa Aman Berkat JKN, Berobat Tanpa Biaya

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Marthina Abago (56), seorang warga Manokwari, Papua Barat, membagikan pengalamannya mendapatkan perlindungan kesehatan menyeluruh melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kehadiran...

    More like this

    Kejadian Bocah di NTT Bunuh Diri, Haryono May: Ini Tamparan dan Pembelajaran

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Kejadian memilukan pada seorang bocah 10 tahun di Ngada Nusa Tenggara Timur...

    HUT Pekabaran Injil, GKI Serukan Pertobatan untuk Jawab Krisis Kemanusiaan di Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di tanah Papua menyerukan gerakan pertobatan...

    Gubernur Papua Barat: HUT PI Momentum Momentum Perkuat Nilai Kasih dan Persaudaraan

    MANONOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyebut perayaan HUT ke-171 Pekabaran Injil...