27.9 C
Manokwari
Minggu, Februari 8, 2026
27.9 C
Manokwari
More

    Tegas! Waterpauw Enggan Serahkan Samsat ke Papua Barat Daya

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com-Pj Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw menginstruksikan agar aset berupa kantor Samsat yang ada di wilayah Papua Barat Daya agar ditunda penyerahannya kepada Pemprov Papua Barat Daya. Waterpauw menyebut, Papua Barat masih akan mengelola Samsat selama 2,5 tahun.

    Hasil ini disampaikan Asisten II Pemprov Papua Barat Melkias Werinussa, Senin (15/5/2023). Menurut Melkias, Pemprov PB masih berkepentingan dengan aset itu.

    Baca juga:  Kampanye Perdana di Bintuni, Tim Songkok Merah Abdullah Manaray Resmi Terbentuk

    “Bapak gubernur dengan tegas mengatakan khusus untuk Samsat yang berada di daerah itu tidak diserahkan dulu ke Papua Barat Daya. Kami ingin kelola itu selama 2,5 tahun, aset yang lain boleh untuk pendapatan belum menyerahkan,” ujar Melkias.

    Menurut dia, ada investasi yang ditanam di wilayah Papua Barat Daya. Hal ini juga menjadi kekhawatiran terjadinya penurunan pendapatan dan mengganggu fiskal di Papua Barat.

    Baca juga:  15 KK Korban Penggusuran Lahan Bandara Rendani Terima Sertifikat Tanah dan Rumah

    “Surat resmi ke Papua Barat Daya belum, nanti setelah keuangan stabil akan diserahkan. Hal ini tidak bermasalah dengan Papua Barat Daya karena Papua dulu juga begitu. Sampai sekarang semua aset belum serahkan,” tuturnya.

    Baca juga:  Gubernur Papua Barat Kumpulkan OPD Bahas Laporan Otsus dan Penyerapan Anggaran

    Disebutkan Melkias, surat permohonan penyerahan aset dari Papua Barat Daya juga belum ada. Sebelumnya kata dia sudah ada rencana pertemua kedua belah pihak namun sampai saat ini belum dilakukan.

    Meski sudah menjadi wilayah sendiri, namun soal pendapatan pemerintah Papua Barat tetap melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat soal hal tersebut. (LP9/Red)

    Latest articles

    Kisah Marthina Warga Manokwari: Merasa Aman Berkat JKN, Berobat Tanpa Biaya

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Marthina Abago (56), seorang warga Manokwari, Papua Barat, membagikan pengalamannya mendapatkan perlindungan kesehatan menyeluruh melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kehadiran...

    More like this

    Pertamina Patra Niaga Ajak Murid PAUD di Laha Ambon Sulap Sampah Jadi Karya Ecoprint

    AMBON, LinkPapua.id - Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura menggandeng PAUD...

    Januaris Iba Ajak Pejabat di Tanah Papua Pegang Teguh Nilai-Nilai Agama

    TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Injil Masuk di Tanah Papua yang...

    Tindaklanjuti Instruksi Ketua Bawaslu RI, Bawaslu Manokwari Mulai Lakukan Konsolidasi Demokrasi

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Menindaklanjuti Instruksi Ketua Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026 tentang Tugas Konsolidasi Demokrasi...