MANOKWARI, LinkPapua.id – Enam gubernur di tanah Papua menyepakati sembilan poin untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan dan menjaga kelestarian hutan. Kesepakatan dalam konferensi Nature Based and Climate Solutions (NbCS) di Manokwari, Papua Barat, ini menjadi tonggak kolaborasi lintas provinsi demi mengejar target Papua Emas 2041.
Pertama, arah pembangunan tanah Papua harus selaras dengan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) menuju Papua Emas 2041. Kedua, pembentukan forum lintas provinsi sebagai ruang koordinasi yang kooperatif dan adaptif.
Poin ketiga menekankan penguatan kewenangan daerah dalam kerangka Otonomi Khusus (Otsus). Hal ini dinilai penting untuk mengurai tumpang tindih kewenangan pengelolaan sumber daya alam antara pusat dan daerah.
Keempat dan kelima menempatkan masyarakat hukum adat dan orang asli Papua (OAP) sebagai subjek utama pembangunan. Termasuk melalui penguatan regulasi dan pengembangan ekonomi berbasis komoditas lokal.
Para gubernur juga berkomitmen mempertahankan sedikitnya 70 persen tutupan hutan di seluruh wilayah Papua. Langkah ini diambil sebagai benteng perlindungan ekosistem di tengah tekanan ekspansi investasi dan pembukaan lahan.
Keenam, penghormatan terhadap peran Majelis Rakyat Papua (MRP). Ketujuh, menyepakati pembentukan Forum Perencanaan Satu Papua yang melibatkan Bapperida/Bappeda dan mitra pembangunan.
Dua poin terakhir mengatur tentang teknis pengawasan agar komitmen ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka. Para pimpinan daerah sepakat akan melakukan evaluasi secara berkala setiap tiga bulan sekali.
Kedelapan, mekanisme pemantauan dan evaluasi berkala. Kesembilan, pertemuan rutin setiap tiga bulan yang melibatkan pemerintah kabupaten/kota, DPR, MRP, BP3OKP, perguruan tinggi, dan mitra pembangunan.
Penandatanganan ini dilakukan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, dan Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri. Turut menandatangani pula Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, serta Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo.
Konferensi NbCS ini berlangsung di Swiss-Belhotel Manokwari 12-13 Februari 2026. Forum ini diharapkan memperkuat sinergi kebijakan antar daerah dalam menghadapi isu perubahan iklim global. (LP14/red)








