25.4 C
Manokwari
Rabu, Februari 11, 2026
25.4 C
Manokwari
More

    Lakotani Tutup Musrenbang Papua Barat, Tekankan Tanggung Jawab Bersama Wujudkan RKPD 2026

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani, menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif dalam mewujudkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Hal itu dia sampaikan saat menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Papua Barat, Senin (20/5/2025).

    Lakotani mengatakan hasil Musrenbang bukan sekadar dokumen, melainkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk membangun Papua Barat secara inklusif, terukur, dan berkelanjutan.

    Menurutnya, musrenbang mencerminkan semangat gotong royong dan kebhinekaan. Suara dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, adat, akademisi, pelaku usaha, hingga kelompok masyarakat telah didengar dan menjadi dasar penyusunan rencana pembangunan.

    Baca juga:  IPPNU Papua Barat Launching Logo Konferwil II   

    “Melalui forum ini, kita telah berhasil merumuskan strategi dan langkah konkret untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang. Saya merasa puas dan bangga bahwa prioritas pembangunan yang telah kita bahas sejalan dengan visi dan misi pembangunan Papua Barat, yaitu pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Dari hasil musrenbang ini, kita telah memetakan kebutuhan infrastruktur di berbagai wilayah dan menyusun rencana pembangunan yang mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan,” ujarnya.

    Baca juga:  42 ASN Papua Barat Lulus PKP, 7 Raih Predikat Sangat Memuaskan

    Pengembangan UMKM dan ekonomi berbasis kearifan lokal juga menjadi sorotan. Di samping itu, pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab serta pelestarian budaya lokal turut diintegrasikan dalam rencana pembangunan.

    Lakotani menuturkan tantangan utama ke depan adalah implementasi nyata dari rencana yang telah disusun. Karena itu, dia mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk menjadikan dokumen hasil musrenbang sebagai acuan utama pelaksanaan pembangunan.

    Baca juga:  Dari Diskusi Siapa (Bisa) Urus Papua: Setop Salahkan Pemerintah

    Selain itu, meningkatkan kolaborasi dan sinergi antarsektor serta antartingkat pemerintahan, menjalankan program secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, serta ,elibatkan masyarakat dalam pemantauan dan evaluasi.

    “Saya yakin, dengan komitmen dan kerja keras kita bersama, rencana pembangunan yang telah kita susun ini dapat terwujud dan membawa Papua Barat menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera,” katanya. (LP14/red)

    Latest articles

    Bupati Bintuni Serahkan DPA 2026 Rp2,57 Triliun, OPD Diminta Gerak Cepat

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026 senilai Rp2,57 triliun. Dia meminta seluruh organisasi perangkat daerah...

    More like this

    Polres Fakfak Panen Jagung untuk Ketahanan Pangan

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Komitmen Polri dalam mendukung instruksi Presiden Republik Indonesia terkait swasembada dan ketahanan pangan...

    Kabar Baik! Angka Pengangguran di Papua Barat Menyusut, Kini Sisa 4,34%

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Kabar menggembirakan datang dari sektor ketenagakerjaan di Provinsi Papua Barat pada...

    Angka Kemiskinan Papua Barat Turun Jadi 19,58%, Berkurang 4,5 Ribu Orang

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai kondisi ekonomi di...