26 C
Manokwari
Senin, Maret 30, 2026
26 C
Manokwari
More

    Lakotani Tutup Musrenbang Papua Barat, Tekankan Tanggung Jawab Bersama Wujudkan RKPD 2026

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat, Mohamad Lakotani, menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif dalam mewujudkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. Hal itu dia sampaikan saat menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Papua Barat, Senin (20/5/2025).

    Lakotani mengatakan hasil Musrenbang bukan sekadar dokumen, melainkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk membangun Papua Barat secara inklusif, terukur, dan berkelanjutan.

    Menurutnya, musrenbang mencerminkan semangat gotong royong dan kebhinekaan. Suara dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, adat, akademisi, pelaku usaha, hingga kelompok masyarakat telah didengar dan menjadi dasar penyusunan rencana pembangunan.

    Baca juga:  Hari Santri di Teluk Bintuni, Wabup Joko Lingara Ingatkan Peran Jaga NKRI

    “Melalui forum ini, kita telah berhasil merumuskan strategi dan langkah konkret untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang. Saya merasa puas dan bangga bahwa prioritas pembangunan yang telah kita bahas sejalan dengan visi dan misi pembangunan Papua Barat, yaitu pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Dari hasil musrenbang ini, kita telah memetakan kebutuhan infrastruktur di berbagai wilayah dan menyusun rencana pembangunan yang mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan,” ujarnya.

    Baca juga:  56 SMK di Papua Barat Dapat Dana Prakerin, Anggarannya Bervariatif

    Pengembangan UMKM dan ekonomi berbasis kearifan lokal juga menjadi sorotan. Di samping itu, pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab serta pelestarian budaya lokal turut diintegrasikan dalam rencana pembangunan.

    Lakotani menuturkan tantangan utama ke depan adalah implementasi nyata dari rencana yang telah disusun. Karena itu, dia mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk menjadikan dokumen hasil musrenbang sebagai acuan utama pelaksanaan pembangunan.

    Baca juga:  Ali Baham Tak Ingin APH Turun Tangan, Minta Temuan Rp4,5 M Segera Dikembalikan

    Selain itu, meningkatkan kolaborasi dan sinergi antarsektor serta antartingkat pemerintahan, menjalankan program secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, serta ,elibatkan masyarakat dalam pemantauan dan evaluasi.

    “Saya yakin, dengan komitmen dan kerja keras kita bersama, rencana pembangunan yang telah kita susun ini dapat terwujud dan membawa Papua Barat menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera,” katanya. (LP14/red)

    Latest articles

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat periode lima tahun ke depan mulai memanas....

    More like this

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)...

    Rektor Berharap Lulusan UNCRI Bawa Perubahan Positif di Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Rektor Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Prof Robert KR Hammar, menaruh harapan...

    Tak Perlu Pikir Biaya, Pasien Anemia di Manokwari Puas Layanan JKN-KIS

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan benar-benar menjadi...